Stop Kekerasan Pada Perempuan dan Anak di Kabupaten Lampung Selatan

(KALIANDA) DINAS PPPA LAMSEL - Dinas Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak Kabupaten Lampung Selatan melaksanakan Pembagian Banner Stop Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di seluruh Kecamatan dan Kantor Desa di Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (09/05/2023).

Pembagian dan Penyerahan langsung Banner terkait Stop Kekerasan Pada Perempuan dan Anak Serta Cara Pelaporannya. Banner tersebut di bagikan di 17 Kecamatan, 175 Desa Sekabupaten Lampung Selatan.

Maraknya kekerasan yang terjadi pada perempuan dan anak menimbulkan adanya fenomena gap gender. Kondisi dimana adanya perasaan superioritas dan lebih besarnya kekuatan antara satu gender ke gender yang lain yang kemudian menciptakan adanya kesenjangan. Hal lain juga disebabkan kan karena adanya pemikiran dan adat serta norma-norma sosial yang masih kental di masyarakat seperti adanya pepatah Jawa bahwa perempuan memang hanya bertugas sebatas“masak, manak, macak”. Hal ini membuat pergerakan dan potensi perempuan terhalangi. Keterbatasan kesetaraan perempuan dalam karir dan peran politik masih tergolong minim. Kekerasan yang terjadi perempuan dan anak tidak akan terjadi ketika perempuan dan anak di rendahkan atau ditaruh posisinya dibawah gender lain. Padahal, lebih dari itu perempuan mampu berperan, menyuarakan pendapat, memimpin dan bahkan memberikan sebuah perubahan.

Kasus kekerasan pada anak di Lampung Selatan selama Januari - April 2023 mencapai 14 kasus. Menurut Kepala UPT PP & PA Bpk. Acam Suyana, S.H, para pelaku didominasi orang terdekat, seperti ayah tiri, dan tetangga. Modus yang dilakukan pelaku yakni memaksa korban dan disertai ancaman. Untuk sebaran kekerasan pada anak yakni di wilayah Kecamatan Ketapang, Palas, Katibung, Way Sulan, Jatiagung dan Sidomulyo. Acam Suyana, S.H mengatakan Upaya yang dilakukan untuk menekan angka kekerasan pada anak yaitu dengan sosialisasi kepada Pelindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Desa untuk lebih berperan aktif terhadap masyarakat atau warga yang rawan kekerasan. Selain itu juga mesti mengajak seluruh elemen masyarakat bertindak waspada terhadap orang baru di lingkungan mereka. Kami juga menghimbau kepada orang tua untuk memberikan pemahaman terhadap anak untuk waspada terhadap orang yang baru dikenal, ungkapnya.

Dengan adanya pembagian banner ini, di harapkan kasus kekerasan pada perempuan dan anak di Lampung Selatan bisa terus berkurang. Tapi jika ada yang mengalami, melihat atau mendengar kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak bisa langsung melapor di Nomor 0811-721-1999, bisa juga langsung ke Kantor Desa masing-masing atau UPT PPPA Lampung Selatan yang berlokasi di Wilayah Kerja Pemda Lampung Selatan"

 

Diktutip Dari Laman : dinas_pppa_lampungselatan